Lingkungan Pendukung Pariwisata Jawa Barat
Informasi komprehensif mengenai profil ekosistem, sosial, budaya, serta kesiapan lingkungan dari berbagai wilayah di seluruh kabupaten dan kota Jawa Barat. Data ini dirancang untuk mengukur daya saing wilayah dan kesiapan ruang publik dalam mendukung ekosistem wisata alam, buatan, dan keberlanjutan investasi industri pariwisata secara terpadu.
Profil Ekosistem, Sosial & Budaya
Data ini mencakup pemetaan ekosistem alam, sosial, dan budaya dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Gunakan dokumen di bawah untuk menganalisis daya saing wilayah, kesiapan ruang publik, dan potensi pengembangan wisata alam maupun buatan secara berkelanjutan.
Tren Perizinan Berusaha Berbasis Risiko — Jawa Barat (2024–2025)
- Data mencakup seluruh izin berusaha berbasis risiko yang diterbitkan di Provinsi Jawa Barat.
- Tertinggi terjadi pada bulan Juni (3.618 izin), terendah pada Desember (1.347 izin).
- Fluktuasi bulanan mencerminkan dinamika aktivitas usaha dan siklus perizinan administratif.
Realisasi Investasi (LKPM) — Jawa Barat (2024–2025)
- Data bersumber dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang dilaporkan pelaku usaha.
- Pertumbuhan investasi mencerminkan dampak positif dari kebijakan kemudahan perizinan berbasis digital.
- Sebaran investasi antar kabupaten/kota masih menunjukkan konsentrasi di wilayah tertentu.
Kasus Penyakit Menular — Jawa Barat (2024–2025)
- Data mencakup enam jenis penyakit menular utama: tuberkulosis, HIV, kusta, demam berdarah, malaria, dan filariasis.
- Penurunan kasus pada 2025 mengindikasikan efektivitas program pengendalian penyakit daerah.
- Angka disajikan sebagai kasus aktual; untuk indikator per 100.000 penduduk gunakan data populasi masing-masing wilayah.
Realisasi Pembayaran Cicilan Pokok Utang — Jawa Barat (2024)
- Data mencakup seluruh kewajiban cicilan pokok utang PEN yang jatuh tempo pada posisi akhir tahun (Desember 2024).
- Tingkat kepatuhan 100% menunjukkan disiplin fiskal Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sangat baik.
- Pertumbuhan retribusi perizinan sebesar 495,18% YoY mengindikasikan peningkatan aktivitas ekonomi dan kepatuhan administratif.
Persepsi Keamanan Publik — Jawa Barat (2025)
- Data berdasarkan survei persepsi keamanan penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025.
- Indikator ini mencerminkan persepsi subjektif masyarakat terhadap kondisi keamanan lingkungan.
Untuk meningkatkan rasa aman, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menerbitkan Surat Edaran tentang pungutan liar dan Gubernur menerbitkan Surat Edaran tentang pembentukan satgas pemberantasan premanisme tingkat kabupaten/kota
Ketersediaan Tenaga Medis — Jawa Barat (2025)
- Rasio dokter Jawa Barat sebesar 0,13 per 1.000 penduduk masih di bawah standar WHO (1 dokter per 1.000 penduduk).
- Data mencakup dokter umum dan dokter spesialis yang aktif berpraktik di fasilitas kesehatan.
- Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI melalui dashboard Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, jumlah dokter di Jawa Barat tercatat 18.765 dokter umum/dokter dan 6.837 dokter spesialis, dengan jumlah penduduk 50,76 juta jiwa. Dengan demikian, rasio dokter umum terhadap penduduk Jawa Barat sebesar 0,37 per 1.000 penduduk, sedangkan rasio dokter spesialis sebesar 0,13 per 1.000 penduduk. Jika digabungkan, rasio dokter umum dan spesialis mencapai sekitar 0,50 dokter per 1.000 penduduk.
Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit per 1.000 Populasi — Jawa Barat
Indikator Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit per 1.000 Populasi mengukur ketersediaan kapasitas rawat inap layanan kesehatan terhadap jumlah penduduk di Provinsi Jawa Barat. Data mencakup seluruh rumah sakit umum dan khusus, baik milik pemerintah maupun swasta, yang terdaftar di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Rasio dihitung berdasarkan jumlah tempat tidur aktif (rawat inap) dibagi total populasi dikali 1.000.
- Data mencakup rumah sakit umum daerah (RSUD), rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, dan rumah sakit swasta yang terdaftar di SIRS Online.
- Standar WHO merekomendasikan minimal 1 tempat tidur per 1.000 penduduk sebagai ambang kecukupan layanan rawat inap.
- Pembaruan data mengikuti laporan tahunan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan SIRS Online Kemenkes.
Akses Air Minum Layak — Jawa Barat (2025)
- Air minum layak mencakup air perpipaan, sumur bor/pompa terlindungi, mata air terlindungi, dan air hujan yang memenuhi standar.
- Cakupan hampir seluruh rumah tangga di Jawa Barat (95,84%) menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemenuhan layanan dasar.
- Kesenjangan antar wilayah perlu menjadi perhatian untuk pemerataan akses air bersih.
Penetrasi Internet — Jawa Barat (2024)
- Data mencakup penduduk berusia 5 tahun ke atas yang menggunakan/mengakses internet dalam 3 bulan terakhir.
- Kesenjangan digital antara perkotaan (79,42%) dan perdesaan (65,35%) sebesar ~14 poin persentase.
- Jawa Barat melampaui rata-rata nasional (72,78%), menunjukkan tingkat penetrasi digital yang lebih tinggi.
Cakupan Jaringan Seluler — Jawa Barat
- Dominasi 4G/LTE (5.869 wilayah) menunjukkan infrastruktur jaringan seluler di Jawa Barat sudah cukup modern.
- Hanya 2 desa/kelurahan yang belum memiliki sinyal sama sekali, mengindikasikan cakupan yang hampir universal.
- Cakupan 3G murni (83 wilayah) umumnya berada di daerah pegunungan atau perbatasan yang sulit dijangkau.
Dokumen Supremasi Hukum — Jawa Barat
Indikator Supremasi Hukum mencakup ketersediaan dan aksesibilitas produk hukum daerah, peraturan perundang-undangan, serta dokumen legalitas yang berlaku di Provinsi Jawa Barat. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Semua tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
- Dokumen bersifat referensi hukum; untuk keperluan litigasi, gunakan salinan berlegalisir dari instansi terkait.
- Pembaruan dokumen mengikuti jadwal publikasi resmi instansi penerbit.
Dokumen Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Menjamin Iklim Usaha — Jawa Barat
Indikator ini menggambarkan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga stabilitas lingkungan berusaha, mencakup kebijakan persaingan usaha yang sehat, realisasi investasi, serta penyederhanaan regulasi penanaman modal. Seluruh referensi tersedia sebagai tautan ke sumber resmi pemerintah dan media terpercaya.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Tautan Instagram mengarah ke akun resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
- Data realisasi investasi bersumber dari laporan resmi BKPM/DPMPTSP dan media terpercaya; angka dapat berbeda antar sumber karena perbedaan periode pelaporan.
- Untuk keperluan referensi kebijakan formal, gunakan dokumen resmi yang diterbitkan langsung oleh instansi terkait.
- Pembaruan konten mengikuti jadwal publikasi masing-masing sumber.
Dokumen Kemudahan Mematuhi Sistem Perpajakan Daerah — Jawa Barat
Indikator ini mencerminkan sejauh mana prosedur dan mekanisme perpajakan daerah di Provinsi Jawa Barat dapat dipahami dan dipatuhi oleh wajib pajak. Cakupan meliputi kemudahan administrasi pajak kendaraan bermotor, inovasi layanan, serta penyederhanaan prosedur yang dilaksanakan oleh Bapenda Jabar.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Tautan Instagram mengarah ke konten resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
- Kebijakan perpajakan daerah dapat berubah; untuk informasi terkini dan keperluan resmi, hubungi langsung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat.
- Pembaruan konten mengikuti jadwal publikasi masing-masing sumber.
Dokumen Akses Pembiayaan UMKM — Jawa Barat
Indikator ini menggambarkan kemudahan dan ketersediaan akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat, mencakup penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), serta berbagai skema dukungan permodalan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi melalui lembaga keuangan mitra. Seluruh referensi tersedia sebagai tautan ke sumber resmi pemerintah dan media terpercaya.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Data realisasi KUR dan pembiayaan UMKM bersumber dari laporan resmi Kemenkop UKM, OJK, dan Pemprov Jawa Barat; angka dapat berbeda antar sumber karena perbedaan periode dan cakupan pelaporan.
- Program KUR meliputi KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Super Mikro sesuai regulasi yang berlaku; skema dan plafon dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah pusat.
- Tautan Instagram mengarah ke akun resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
- Untuk keperluan referensi kebijakan formal, gunakan dokumen resmi yang diterbitkan langsung oleh instansi terkait.
- Pembaruan konten mengikuti jadwal publikasi masing-masing sumber.
Dokumen Keandalan Layanan Kepolisian — Jawa Barat
Kepolisian Daerah Jawa Barat terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menghadirkan layanan keamanan yang andal, cepat tanggap, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Polda Jabar secara konsisten mencatat peningkatan angka penyelesaian kasus, pemendekan waktu respons, serta penguatan kepercayaan publik melalui program-program kepolisian berbasis komunitas. Seluruh referensi tersedia sebagai tautan ke sumber resmi kepolisian dan media terpercaya.
- Polda Jabar secara konsisten menunjukkan tren peningkatan indeks kepuasan layanan masyarakat selama tiga tahun terakhir, menjadikannya salah satu kepolisian daerah dengan performa terbaik di Pulau Jawa.
- Program Polisi RW berhasil memperkuat kehadiran aparat di tingkat komunitas, mendukung deteksi dini gangguan keamanan dan mempererat hubungan antara polisi dan warga.
- Pengembangan SPKT Online memungkinkan masyarakat melaporkan kejadian 24 jam penuh secara digital, meningkatkan aksesibilitas dan kecepatan penanganan laporan secara signifikan.
- Polda Jabar berhasil meraih predikat Hijau dari Ombudsman RI atas kepatuhan standar pelayanan publik — capaian yang mencerminkan komitmen institusional terhadap transparansi dan akuntabilitas.
- Angka penyelesaian kasus (crime clearance rate) Jawa Barat masuk dalam kategori terbaik di antara provinsi-provinsi berpenduduk besar, didukung peningkatan kapasitas penyidik dan digitalisasi manajemen perkara.
Dokumen Kualitas Pendidikan Menengah — Jawa Barat
Indikator Kualitas Pendidikan Menengah mencakup ketersediaan data dan dokumen terkait mutu penyelenggaraan pendidikan tingkat SMA/SMK/MA di Provinsi Jawa Barat, meliputi angka kelulusan, akreditasi sekolah, rasio guru-siswa, capaian ujian nasional, serta kebijakan daerah di bidang pendidikan menengah. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga pendidikan terkait.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kemdikbudristek, dan BAN-S/M — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
- Data angka kelulusan dan capaian Asesmen Nasional diperbarui setiap tahun ajaran; periksa tanggal publikasi sebelum digunakan sebagai acuan kebijakan.
- Untuk keperluan verifikasi resmi akreditasi sekolah, gunakan portal resmi BAN-S/M di bansm.kemdikbud.go.id.
- Dokumen kebijakan (Perda/Pergub) bersifat referensi; untuk keperluan hukum gunakan salinan berlegalisir dari instansi terkait.
Dokumen Kualitas Pendidikan Tinggi — Jawa Barat
Indikator Kualitas Pendidikan Tinggi mencakup data dan dokumen terkait mutu penyelenggaraan perguruan tinggi di Provinsi Jawa Barat, meliputi akreditasi institusi dan program studi, jumlah publikasi ilmiah, rasio dosen-mahasiswa, serta kebijakan daerah yang mendukung ekosistem riset dan inovasi. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga akreditasi terkait.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Ditjen Dikti Kemdikbudristek, BAN-PT, dan portal perguruan tinggi terkait — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
- Status akreditasi program studi dapat berubah mengikuti siklus evaluasi BAN-PT; verifikasi langsung melalui banpt.or.id untuk data terkini.
- Pembaruan dokumen kebijakan mengikuti jadwal publikasi resmi instansi penerbit.
Dokumen Kebijakan Perekrutan dan Retensi Karyawan — Jawa Barat
Indikator Kebijakan Perekrutan dan Retensi Karyawan mencakup dokumen regulasi ketenagakerjaan daerah, peraturan pengupahan, program pelatihan tenaga kerja, serta kebijakan yang mendorong daya saing angkatan kerja di Provinsi Jawa Barat. Dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga ketenagakerjaan terkait.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat serta Kementerian Ketenagakerjaan RI.
- Regulasi pengupahan (UMK/UMP) diperbarui setiap tahun; pastikan mengacu pada Surat Keputusan Gubernur terbaru sebelum digunakan sebagai acuan.
- Dokumen bersifat referensi kebijakan; untuk keperluan hubungan industrial, konsultasikan dengan Dinas Tenaga Kerja setempat.
Dokumen Kemudahan Mencari Karyawan Terampil — Jawa Barat
Indikator Kemudahan Mencari Karyawan Terampil di Pasar Tenaga Kerja Lokal mencakup dokumen terkait ketersediaan tenaga kerja terampil, data serapan lulusan vokasi dan pendidikan tinggi, peta kompetensi tenaga kerja, serta program peningkatan kualifikasi angkatan kerja di Provinsi Jawa Barat. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga terkait.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Data ketersediaan tenaga kerja terampil bersumber dari Sakernas BPS dan laporan Disnakertrans Provinsi Jawa Barat — periode pembaruan mengikuti siklus survei tahunan.
- Peta kompetensi tenaga kerja mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Dokumen Fleksibilitas Pengaturan Kerja — Jawa Barat
Indikator Fleksibilitas Pengaturan Kerja mencakup dokumen regulasi terkait sistem kerja fleksibel, ketentuan waktu kerja, kebijakan kerja dari rumah (WFH), perjanjian kerja bersama, serta peraturan perundangan yang mengatur fleksibilitas hubungan kerja di Provinsi Jawa Barat. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga ketenagakerjaan terkait.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Regulasi fleksibilitas kerja mengacu pada UU Ketenagakerjaan, PP turunannya, serta Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan — periksa versi terbaru sebelum dijadikan acuan kebijakan perusahaan.
- Ketentuan mengenai kerja dari rumah (WFH) dan jam kerja fleksibel dapat berbeda antar sektor industri; merujuk ke perjanjian kerja bersama (PKB) masing-masing perusahaan dianjurkan.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Dokumen Kesetaraan dalam Mendapatkan Kesempatan Bekerja — Jawa Barat
Indikator Kesetaraan dalam Mendapatkan Kesempatan Bekerja mencakup dokumen regulasi dan data terkait prinsip non-diskriminasi dalam pasar kerja, program afirmasi ketenagakerjaan, perlindungan kelompok rentan, serta kebijakan kesetaraan gender di lingkungan kerja Provinsi Jawa Barat.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan Komnas HAM — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
- Regulasi kesetaraan kerja mengacu pada UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan turunannya; perhatikan perubahan regulasi terbaru sebelum dijadikan acuan.
- Pembaruan data mengikuti jadwal publikasi resmi instansi penerbit.
Dokumen Perlindungan Hak Pekerja & Perlindungan Sosial — Jawa Barat
Indikator Perlindungan Hak Pekerja dan Pengeluaran Perlindungan Sosial Pemerintah Daerah mencakup dokumen regulasi jaminan sosial ketenagakerjaan, anggaran perlindungan sosial APBD, realisasi program Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan, serta kebijakan perlindungan pekerja informal di Provinsi Jawa Barat.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Data pengeluaran perlindungan sosial bersumber dari realisasi APBD Provinsi Jawa Barat yang dipublikasikan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).
- Dokumen kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mengacu pada laporan resmi BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Barat — periode pembaruan mengikuti laporan tahunan.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Dokumen Persentase Pelanggan Internet Smartphone — Jawa Barat
Indikator Persentase Pelanggan Internet Smartphone mencakup data tingkat penetrasi pengguna internet melalui perangkat smartphone di Provinsi Jawa Barat, distribusi antar kabupaten/kota, serta perbandingan dengan rata-rata nasional. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga statistik terkait.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Data penetrasi internet smartphone bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS dan laporan APJII — periode pembaruan mengikuti siklus survei tahunan.
- Angka persentase mencerminkan proporsi penduduk usia 5 tahun ke atas yang menggunakan internet melalui smartphone dalam tiga bulan terakhir sebelum survei.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi BPS dan Kominfo RI — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Dokumen Penggunaan Platform Keuangan Digital — Jawa Barat
Indikator Penggunaan Platform Keuangan Digital mencakup dokumen data tingkat adopsi layanan keuangan berbasis digital seperti mobile banking, dompet digital (e-wallet), QRIS, dan fintech lending di Provinsi Jawa Barat, termasuk perbandingan antar wilayah dan kebijakan inklusi keuangan digital.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Data adopsi platform keuangan digital bersumber dari laporan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat, OJK, dan survei Bank Dunia — periode pembaruan mengikuti laporan triwulanan/tahunan.
- Indikator transaksi QRIS dan e-wallet mengacu pada statistik sistem pembayaran resmi Bank Indonesia.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Bank Indonesia, OJK, dan Kominfo RI.
Dokumen Platform Digital — Transportasi & Pengiriman — Jawa Barat
Indikator Penggunaan Platform Digital dalam Layanan Transportasi dan Pengiriman mencakup data tingkat adopsi aplikasi ride-hailing, pemesanan tiket digital, serta platform logistik dan pengiriman barang berbasis teknologi di Provinsi Jawa Barat, termasuk kontribusinya terhadap ekosistem ekonomi digital daerah.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Data penggunaan platform transportasi digital mengacu pada laporan Kementerian Perhubungan RI dan hasil survei ekonomi digital Provinsi Jawa Barat.
- Angka penetrasi mencerminkan proporsi penduduk yang menggunakan aplikasi transportasi dan pengiriman online minimal sekali dalam sebulan terakhir.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Dokumen Platform Digital — Hotel, Restoran & Rekreasi — Jawa Barat
Indikator Penggunaan Platform Digital dalam Layanan Hotel, Restoran, dan Rekreasi mencakup data tingkat adopsi platform pemesanan akomodasi online, aplikasi pesan-antar makanan, serta platform wisata dan rekreasi berbasis digital di Provinsi Jawa Barat, berikut kontribusinya terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Data adopsi platform hospitality digital mengacu pada laporan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat serta laporan survei ekonomi digital nasional.
- Angka transaksi online sektor hotel dan restoran mengacu pada statistik Bank Indonesia terkait pembayaran digital di sektor food and beverage serta akomodasi.
- Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Kemenparekraf, Disparbud Jabar, dan lembaga terkait — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Dokumen Indeks Potensi Radikalisme — Jawa Barat
Dalam upaya menjaga kondusifitas daerah, Jawa Barat terus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat untuk menangkal penyebaran paham radikalisme. Berdasarkan pemetaan berkala dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), tren Indeks Potensi Radikalisme (IPR) secara nasional sebenarnya terus menunjukkan penurunan yang positif hingga menyentuh angka 10%. Guna mempertahankan tren positif ini, Jawa Barat berfokus pada langkah-langkah preventif, terutama di era digital. Melalui program edukasi yang inklusif, pemerintah daerah aktif membentengi kelompok rentan seperti generasi muda (Gen Z) dan kaum perempuan agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi intoleransi di media sosial, sekaligus berkomitmen merawat nilai-nilai toleransi dan kearifan lokal yang menjadi akar budaya warga Jawa Barat.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Penguatan Benteng Berbasis Desa: Pembentukan program berbasis komunitas, seperti "Desa Siap Siaga", terbukti efektif membangun daya tangkal mandiri masyarakat terhadap ideologi yang memecah belah.
- Edukasi Literasi Digital untuk Gen Z: Fokus utama pencegahan kini dialihkan pada penguatan literasi digital bagi generasi muda agar mampu menyaring informasi keagamaan dan kebangsaan secara sehat di media sosial.
- Penguatan Benteng Berbasis Desa: Pembentukan program berbasis komunitas, seperti "Desa Siap Siaga", terbukti efektif membangun daya tangkal mandiri masyarakat terhadap ideologi yang memecah belah.
Dokumen Kekerasan Terorganisir — Jawa Barat
Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama aparat penegak hukum terus memperkuat pengawasan terhadap potensi kekerasan terorganisir, seperti aksi premanisme, konflik antarkelompok/ormas, dan tindak kriminalitas jalanan (street crime). Berdasarkan data kepolisian, dinamika urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi yang cepat di koridor megapolitan Jawa Barat membawa tantangan tersendiri terhadap stabilitas keamanan. Oleh karena itu, pendekatan preventif dan penegakan hukum yang tegas terus digalakkan. Melalui kolaborasi aktif bersama tokoh masyarakat dan pembinaan pemuda, Jawa Barat berkomitmen mengikis ruang gerak kelompok kekerasan terorganisir serta mengubah potensi konflik menjadi dialog yang produktif demi kenyamanan warga.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Pemetaan Zona Urban Rawan Konflik: Wilayah penyangga ibu kota (Jabodetabekjur) dan kawasan industri besar di Jawa Barat menjadi fokus utama patroli presisi untuk mencegah gesekan antarkelompok atau organisasi massa.
- Transformasi dan Pembinaan Pemuda: Menekan angka kriminalitas jalanan kelompok motor/remaja melalui program edukasi, penyediaan wadah kreativitas positif, dan pelatihan kerja guna memutus rantai rekrutmen kekerasan.
- Sistem Keamanan Berbasis Teknologi: Optimalisasi pengawasan ruang publik di kota-kota besar Jawa Barat melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) terintegrasi untuk mempercepat respons penanganan gangguan keamanan.
Dokumen Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu dengan Tingkat Pendidikan SMP dan SMA — Jawa Barat
Berdasarkan data ketenagakerjaan terkini, serapan tenaga kerja untuk penduduk berumur 15 tahun ke atas di Jawa Barat masih didominasi oleh lulusan pendidikan menengah, yaitu SMP dan SMA/K. Sebagai provinsi dengan pusat industri dan manufaktur terbesar di Indonesia, struktur pasar kerja di Jawa Barat menuntut kesiapan angkatan kerja yang masif. Transformasi ekonomi digital dan perluasan sektor jasa saat ini membuka peluang besar bagi para lulusan SMA dan SMK untuk masuk ke sektor formal. Sementara itu, lulusan berpendidikan SMP sebagian besar tetap terserap secara produktif di sektor informal, perdagangan, dan pertanian, yang terus didorong oleh pemerintah daerah melalui berbagai program pelatihan vokasi agar daya saing mereka meningkat.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Dominasi Serapan Tenaga Kerja: Persentase penduduk bekerja berumur 15 tahun ke atas di Jawa Barat didominasi oleh lulusan SMA/K di sektor formal urban, diikuti oleh lulusan SMP yang bergerak aktif di sektor informal mandiri.
- Peningkatan Kompetensi Vokasi: Pemerintah daerah gencar mengadakan program pelatihan kerja (balai latihan kerja) untuk menjembatani lulusan SMP dan SMA agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri modern.
- Peluang di Sektor Jasa dan UMKM: Pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Jawa Barat menjadi motor penggerak utama dalam menyerap tenaga kerja muda lulusan sekolah menengah sepanjang tahun ini.
Dokumen Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu dengan Tingkat Pendidikan SMP dan SMA Tingkat Pendidikan Diploma dan S1 ke atas — Jawa Barat
Struktur ketenagakerjaan untuk penduduk berumur 15 tahun ke atas di Jawa Barat mencerminkan keberagaman serapan pasar kerja dari berbagai jenjang pendidikan. Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional, Jawa Barat memiliki ekosistem kerja yang unik di mana lulusan SMP dan SMA masih mendominasi serapan di sektor manufaktur, perdagangan, serta sektor informal yang padat karya. Di sisi lain, seiring dengan pesatnya transformasi digital dan perkembangan industri teknologi di wilayah perkotaan, lulusan Diploma dan S1 ke atas memegang peran strategis di sektor formal. Para sarjana dan lulusan diploma ini mengisi kebutuhan tenaga ahli, manajerial, serta industri kreatif yang membutuhkan keterampilan tinggi, sehingga menciptakan keseimbangan antara sektor padat karya dan padat modal di Jawa Barat.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Karakteristik Lapangan Kerja: Lulusan SMP dan SMA mayoritas terserap pada sektor industri manufaktur dan informal perkotaan, sementara lulusan Diploma dan S1 ke atas mendominasi sektor profesional, jasa keuangan, dan teknologi informasi.
- Kebutuhan Link and Match: Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong program keselarasan kurikulum perguruan tinggi (Diploma/S1) dengan kebutuhan industri terapan untuk menekan angka pengangguran terdidik.
- Pendorong Ekonomi Kreatif: Tingginya persentase pekerja lulusan S1 ke atas di pusat urban seperti Bandung dan Bekasi menjadi motor penggerak utama lahirnya inovasi startup dan UMKM berbasis digital.
Dokumen Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu dengan Populasi Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas — Jawa Barat
Tingkat partisipasi angkatan kerja di Jawa Barat menunjukkan indikator ekonomi yang kuat melalui persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang aktif bekerja dalam setahun terakhir. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, total populasi usia kerja (15 tahun ke atas) di Jawa Barat merupakan aset sekaligus tantangan besar dalam penyediaan lapangan kerja. Pertumbuhan investasi dan geliat sektor industri yang terus bergerak positif berhasil menjaga rasio serapan kerja tetap stabil. Mayoritas dari total populasi usia produktif ini telah terserap dengan baik di berbagai sektor, mulai dari pertanian dan manufaktur di wilayah penyangga, hingga sektor jasa dan ekonomi digital di pusat-pusat perkotaan besar.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Rasio Penyerapan Pasar Kerja: Persentase penduduk yang bekerja menunjukkan mayoritas dari total populasi penduduk berumur 15 tahun ke atas di Jawa Barat aktif secara ekonomi, baik di sektor formal maupun informal.
- Keseimbangan Dinamika Demografi: Pertumbuhan populasi usia kerja yang tinggi di Jawa Barat diimbangi oleh perluasan lapangan kerja baru guna menjaga stabilitas angka Tingkat Kesempatan Kerja (TKK).
- Fokus Sektor Padat Karya: Ketersediaan lapangan kerja di sektor industri manufaktur dan perdagangan menjadi penyerap terbesar bagi struktur populasi usia produktif di Jawa Barat saat ini.
Tingkat Kasus Pembunuhan — Jawa Barat Tahun 2024
- Data bersumber dari Statistik Kriminal Jawa Barat tahun 2024.
- Tingkat kasus dihitung berdasarkan rasio per 100.000 penduduk terhadap total populasi Jawa Barat.
- Angka yang rendah mencerminkan kondisi keamanan yang relatif terjaga di wilayah Jawa Barat.
Dokumen Persentase Rumah Tangga dengan Sanitasi Layak — Jawa Barat
Peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di Jawa Barat terus menunjukkan perkembangan positif yang tercermin dari meningkatnya persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak. Sebagai salah satu indikator utama dalam pencapaian target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), pemenuhan fasilitas sanitasi seperti akses air bersih dan toilet higienis menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui program kolaborasi lintas sektor—termasuk perbaikan tata ruang pemukiman, pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) komunal, dan edukasi pola hidup bersih—wilayah perkotaan maupun pedesaan di Jawa Barat secara bertahap berhasil menaikkan rasio kepemilikan sanitasi yang memenuhi standar kesehatan.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Tren Peningkatan Akses: Persentase rumah tangga di Jawa Barat yang memiliki akses terhadap sanitasi layak terus merangkak naik, mengurangi risiko penyakit berbasis lingkungan secara signifikan di pemukiman padat penduduk.
- Fokus Pembangunan Merata: Pemerintah daerah memprioritaskan penyediaan sarana sanitasi sehat di kawasan pelosok dan wilayah pesisir guna memperkecil kesenjangan fasilitas antara desa dan kota.
- Dukungan Program Padat Karya: Program stimulan seperti pembangunan sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) umum berbasis masyarakat menjadi motor penggerak utama dalam mendongkrak capaian indeks sanitasi layak di tingkat akar rumput.
Dokumen Rasio Partisipasi Perempuan dalam Ketenagakerjaan — Jawa Barat
Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Barat dalam publikasi Keadaan Angkatan Kerja di Provinsi Jawa Barat Agustus 2025, jumlah penduduk laki-laki usia 15 tahun ke atas yang bekerja selama seminggu yang lalu tercatat 15,55 juta orang, sedangkan penduduk perempuan tercatat 8,96 juta orang. Dengan demikian, rasio pekerja laki-laki terhadap pekerja perempuan di Jawa Barat mencapai 173,58%, yang berarti jumlah pekerja laki-laki sekitar 1,74 kali jumlah pekerja perempuan.
Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.
- Pekerja laki-laki di Jawa Barat mencapai 15,55 juta orang pada Agustus 2025.
- Pekerja perempuan tercatat sebanyak 8,96 juta orang.
- Rasio pekerja laki-laki terhadap perempuan sebesar 173,58%.