Lingkungan & Ekosistem

Lingkungan Pendukung Pariwisata Jawa Barat

Informasi komprehensif mengenai profil ekosistem, sosial, budaya, serta kesiapan lingkungan dari berbagai wilayah di seluruh kabupaten dan kota Jawa Barat. Data ini dirancang untuk mengukur daya saing wilayah dan kesiapan ruang publik dalam mendukung ekosistem wisata alam, buatan, dan keberlanjutan investasi industri pariwisata secara terpadu.

112 Total Dokumen
116.97 MB Total Ukuran
24 Total Unduhan

Profil Ekosistem, Sosial & Budaya

Data ini mencakup pemetaan ekosistem alam, sosial, dan budaya dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Gunakan dokumen di bawah untuk menganalisis daya saing wilayah, kesiapan ruang publik, dan potensi pengembangan wisata alam maupun buatan secara berkelanjutan.

Tidak ada indikator yang cocok dengan ""

Tren Perizinan Berusaha Berbasis Risiko — Jawa Barat (2024–2025)

Data perizinan berusaha berbasis risiko menunjukkan bahwa layanan perizinan di Provinsi Jawa Barat berjalan aktif dan terfasilitasi melalui sistem digital. Jumlah izin yang terbit selama periode 2024–2025 mencerminkan tingginya partisipasi pelaku usaha dalam memanfaatkan layanan perizinan serta dukungan terhadap kemudahan berusaha. Secara umum, proses penerbitan izin menunjukkan aktivitas layanan yang konsisten sepanjang periode pengamatan.
Total Izin Terbit (2024–2025)
28.695
Total Tahun 2024
18.480
Total Tahun 2025
10.215
Rata-rata Bulanan
±1.195 izin/bulan
Tren Izin Terbit per Bulan (2024–2025)
2024 2025
Distribusi Izin Terbit per Bulan (Gabungan 2024–2025)
Tertinggi: Juni
Catatan
  • Data mencakup seluruh izin berusaha berbasis risiko yang diterbitkan di Provinsi Jawa Barat.
  • Tertinggi terjadi pada bulan Juni (3.618 izin), terendah pada Desember (1.347 izin).
  • Fluktuasi bulanan mencerminkan dinamika aktivitas usaha dan siklus perizinan administratif.
Sumber: OSS / DPMPTSP Provinsi Jawa Barat, 2024–2025

Realisasi Investasi (LKPM) — Jawa Barat (2024–2025)

Data realisasi investasi berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) menunjukkan bahwa kebijakan perizinan dan iklim investasi di Provinsi Jawa Barat mendukung pertumbuhan investasi dan aktivitas usaha secara berkelanjutan. Hal ini tercermin dari tingginya nilai investasi yang terus meningkat dari tahun 2024 ke 2025, serta tersebarnya aktivitas investasi di berbagai kabupaten/kota dan sektor ekonomi. Dukungan sistem perizinan berbasis digital dan layanan administrasi yang terintegrasi turut memperkuat kepercayaan investor.
Total Investasi (2024–2025)
Rp 547,96 T
Pertumbuhan Investasi
↑ Positif ~18%
Perbandingan Investasi 2024 vs 2025
2024 2025
Top Kabupaten/Kota Berdasarkan Nilai Investasi
Tren Investasi per Triwulan (2024–2025)
2024 2025
Catatan
  • Data bersumber dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang dilaporkan pelaku usaha.
  • Pertumbuhan investasi mencerminkan dampak positif dari kebijakan kemudahan perizinan berbasis digital.
  • Sebaran investasi antar kabupaten/kota masih menunjukkan konsentrasi di wilayah tertentu.
Sumber: DPMPTSP Provinsi Jawa Barat — LKPM 2024–2025

Kasus Penyakit Menular — Jawa Barat (2024–2025)

Kasus penyakit menular di Provinsi Jawa Barat selama periode 2024–2025 menunjukkan peningkatan penanganan dimana laporan kasus penderita berkurang. Beberapa penyakit menular yang ditemukan diantaranya tuberkulosis, demam berdarah, HIV, kusta, malaria, dan filariasis. Secara umum, jumlah kasus mengalami sedikit penurunan pada 2025, meskipun terdapat variasi antar wilayah.
Penurunan Kasus Penyakit Menular
61.754 kasus
Persentase Penurunan (2024 → 2025)
20,3 %
304.320 → 242.566 kasus
Tren Kasus Penyakit Menular 2024–2025
2024 2025
Komposisi Kasus Penyakit Menular (Pemantauan)
Sebaran Penanganan Kasus Penyakit Menular per Kab/Kota
Catatan
  • Data mencakup enam jenis penyakit menular utama: tuberkulosis, HIV, kusta, demam berdarah, malaria, dan filariasis.
  • Penurunan kasus pada 2025 mengindikasikan efektivitas program pengendalian penyakit daerah.
  • Angka disajikan sebagai kasus aktual; untuk indikator per 100.000 penduduk gunakan data populasi masing-masing wilayah.
Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, 2024–2025

Realisasi Pembayaran Cicilan Pokok Utang — Jawa Barat (2024)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan disiplin fiskal yang tinggi dengan memenuhi 100% kewajiban cicilan pokok utang PEN yang jatuh tempo pada tahun 2024. Selain komitmen pembayaran utang, efektivitas peraturan daerah juga tercermin pada peningkatan signifikan pendapatan dari Retribusi Perizinan Tertentu, yang mencatatkan pertumbuhan realisasi sebesar 495,18% dibandingkan tahun sebelumnya.
Total Realisasi Cicilan Utang (2024)
Rp566,81 M
Tingkat Kepatuhan Pembayaran
100,00%
Realisasi Retribusi Perizinan (2024)
Rp4,29 M
Pertumbuhan Retribusi Perizinan (YoY)
+495,18%
Tren Realisasi Pembayaran Cicilan Pokok Utang per Bulan (2024)
Distribusi Pembayaran Pokok PEN per Nomor Perjanjian
Catatan
  • Data mencakup seluruh kewajiban cicilan pokok utang PEN yang jatuh tempo pada posisi akhir tahun (Desember 2024).
  • Tingkat kepatuhan 100% menunjukkan disiplin fiskal Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sangat baik.
  • Pertumbuhan retribusi perizinan sebesar 495,18% YoY mengindikasikan peningkatan aktivitas ekonomi dan kepatuhan administratif.
Sumber: BPKAD Provinsi Jawa Barat / Laporan Keuangan Auditan 2024

Persepsi Keamanan Publik — Jawa Barat (2025)

Tingkat rasa aman masyarakat saat berjalan sendirian pada malam hari merupakan salah satu indikator penting dalam menggambarkan kondisi keamanan dan kenyamanan lingkungan. Persentase penduduk yang merasa aman mencerminkan persepsi masyarakat terhadap stabilitas sosial, keamanan publik, serta kualitas lingkungan tempat tinggal di suatu wilayah. Tingginya persentase penduduk yang merasa aman menunjukkan dukungan terhadap terciptanya lingkungan sosial yang kondusif dan nyaman bagi masyarakat.
Tingkat Persepsi Keamanan Masyarakat (2025)
80,93%
Rata-rata Nasional (2025)
85,47%
Persepsi Keamanan Masyarakat di Provinsi Se-Pulau Jawa (2025)
Persepsi Rasa Aman Masyarakat Antar Provinsi
Upaya
  • Data berdasarkan survei persepsi keamanan penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025.
  • Indikator ini mencerminkan persepsi subjektif masyarakat terhadap kondisi keamanan lingkungan.
  • Untuk meningkatkan rasa aman, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menerbitkan Surat Edaran tentang pungutan liar dan Gubernur menerbitkan Surat Edaran tentang pembentukan satgas pemberantasan premanisme tingkat kabupaten/kota

Sumber: BPS — Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025

Ketersediaan Tenaga Medis — Jawa Barat (2025)

Rasio dokter terhadap jumlah penduduk merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur ketersediaan layanan kesehatan di suatu wilayah. Indikator ini menggambarkan tingkat akses masyarakat terhadap tenaga medis, khususnya dokter umum dan spesialis. Rasio dokter menjadi salah satu indikator dukungan kapasitas pelayanan kesehatan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Total Dokter Spesialis
46.533
Jumlah Penduduk
50,76 Juta
Jumlah Dokter (Eksisting)
6.837
Ketersediaan Dokter terhadap Populasi
0,13 per 1.000 pddk
Ketersediaan Dokter terhadap Populasi Tahun 2025
Catatan
  • Rasio dokter Jawa Barat sebesar 0,13 per 1.000 penduduk masih di bawah standar WHO (1 dokter per 1.000 penduduk).
  • Data mencakup dokter umum dan dokter spesialis yang aktif berpraktik di fasilitas kesehatan.
  • Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI melalui dashboard Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, jumlah dokter di Jawa Barat tercatat 18.765 dokter umum/dokter dan 6.837 dokter spesialis, dengan jumlah penduduk 50,76 juta jiwa. Dengan demikian, rasio dokter umum terhadap penduduk Jawa Barat sebesar 0,37 per 1.000 penduduk, sedangkan rasio dokter spesialis sebesar 0,13 per 1.000 penduduk. Jika digabungkan, rasio dokter umum dan spesialis mencapai sekitar 0,50 dokter per 1.000 penduduk.
Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat / Kemenkes RI 2025
A.03.00.02

Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit per 1.000 Populasi — Jawa Barat

Indikator Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit per 1.000 Populasi mengukur ketersediaan kapasitas rawat inap layanan kesehatan terhadap jumlah penduduk di Provinsi Jawa Barat. Data mencakup seluruh rumah sakit umum dan khusus, baik milik pemerintah maupun swasta, yang terdaftar di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

2
Total Dokumen
2
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Rasio dihitung berdasarkan jumlah tempat tidur aktif (rawat inap) dibagi total populasi dikali 1.000.
  • Data mencakup rumah sakit umum daerah (RSUD), rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, dan rumah sakit swasta yang terdaftar di SIRS Online.
  • Standar WHO merekomendasikan minimal 1 tempat tidur per 1.000 penduduk sebagai ambang kecukupan layanan rawat inap.
  • Pembaruan data mengikuti laporan tahunan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan SIRS Online Kemenkes.
Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat & SIRS Online Kementerian Kesehatan RI

Akses Air Minum Layak — Jawa Barat (2025)

Akses terhadap sumber air minum layak merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Persentase rumah tangga yang memiliki akses air minum layak menggambarkan tingkat ketersediaan layanan dasar yang aman, bersih, dan memenuhi standar kesehatan. Tingginya persentase akses air minum layak menunjukkan dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan dasar dan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah.
Persentase Jawa Barat (2025)
95,84%
Wilayah dengan Capaian Akses Tertinggi
Kota Bogor (100%)
Cakupan Akses Layak
Hampir seluruh rumah tangga di Jawa Barat
Akses Rumah Tangga terhadap Air Minum Layak Tahun 2025 per Kab/Kota
Rata-rata Akses Air Minum Layak: Kabupaten vs Kota
Catatan
  • Air minum layak mencakup air perpipaan, sumur bor/pompa terlindungi, mata air terlindungi, dan air hujan yang memenuhi standar.
  • Cakupan hampir seluruh rumah tangga di Jawa Barat (95,84%) menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemenuhan layanan dasar.
  • Kesenjangan antar wilayah perlu menjadi perhatian untuk pemerataan akses air bersih.
Sumber: BPS — Susenas 2025 / Dinas Perumahan Rakyat Jawa Barat

Penetrasi Internet — Jawa Barat (2024)

Penggunaan internet menjadi salah satu indikator penting dalam menggambarkan tingkat akses masyarakat terhadap teknologi informasi dan komunikasi. Persentase penduduk yang menggunakan internet mencerminkan tingkat konektivitas digital, akses terhadap informasi, serta kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan layanan berbasis digital untuk pendidikan, pekerjaan, ekonomi, dan aktivitas sehari-hari.
Pengguna Internet Jawa Barat (2024)
76,62%
Perkotaan
79,42%
Perdesaan
65,35%
Rata-rata Nasional
72,78%
Persentase Penduduk Pengguna Internet Tahun 2024
Pengguna Internet per Provinsi (Jawa & Nasional)
Catatan
  • Data mencakup penduduk berusia 5 tahun ke atas yang menggunakan/mengakses internet dalam 3 bulan terakhir.
  • Kesenjangan digital antara perkotaan (79,42%) dan perdesaan (65,35%) sebesar ~14 poin persentase.
  • Jawa Barat melampaui rata-rata nasional (72,78%), menunjukkan tingkat penetrasi digital yang lebih tinggi.
Sumber: BPS — Susenas 2024

Cakupan Jaringan Seluler — Jawa Barat

Cakupan jaringan internet merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung konektivitas digital dan pemerataan akses informasi. Ketersediaan jaringan internet seluler di wilayah desa/kelurahan menunjukkan dukungan terhadap konektivitas digital dan akses layanan berbasis teknologi di Provinsi Jawa Barat. Dukungan jaringan internet yang tersebar di berbagai wilayah turut memperkuat akses masyarakat terhadap komunikasi, pendidikan, ekonomi digital, dan layanan publik berbasis teknologi.
Desa/Kel. dengan Jaringan 4G/LTE
5.869 wilayah
Total Desa/Kel. Jawa Barat
5.957 wilayah
Dukungan Konektivitas Digital
Menjangkau Hampir Seluruh Wilayah
Sebaran Teknologi Jaringan Internet di Jawa Barat
Sebaran Jaringan Internet Desa/Kelurahan di Jawa Barat
Catatan
  • Dominasi 4G/LTE (5.869 wilayah) menunjukkan infrastruktur jaringan seluler di Jawa Barat sudah cukup modern.
  • Hanya 2 desa/kelurahan yang belum memiliki sinyal sama sekali, mengindikasikan cakupan yang hampir universal.
  • Cakupan 3G murni (83 wilayah) umumnya berada di daerah pegunungan atau perbatasan yang sulit dijangkau.
Sumber: BPS — Potensi Desa (Podes) / Kemenkominfo RI

Dokumen Supremasi Hukum — Jawa Barat

Indikator Supremasi Hukum mencakup ketersediaan dan aksesibilitas produk hukum daerah, peraturan perundang-undangan, serta dokumen legalitas yang berlaku di Provinsi Jawa Barat. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah.

5
Total Dokumen
5
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Semua tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
  • Dokumen bersifat referensi hukum; untuk keperluan litigasi, gunakan salinan berlegalisir dari instansi terkait.
  • Pembaruan dokumen mengikuti jadwal publikasi resmi instansi penerbit.
Sumber: Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat & Portal Peraturan Perundangan Nasional

Dokumen Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Menjamin Iklim Usaha — Jawa Barat

Indikator ini menggambarkan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga stabilitas lingkungan berusaha, mencakup kebijakan persaingan usaha yang sehat, realisasi investasi, serta penyederhanaan regulasi penanaman modal. Seluruh referensi tersedia sebagai tautan ke sumber resmi pemerintah dan media terpercaya.

5
Total Dokumen
5
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Tautan Instagram mengarah ke akun resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
  • Data realisasi investasi bersumber dari laporan resmi BKPM/DPMPTSP dan media terpercaya; angka dapat berbeda antar sumber karena perbedaan periode pelaporan.
  • Untuk keperluan referensi kebijakan formal, gunakan dokumen resmi yang diterbitkan langsung oleh instansi terkait.
  • Pembaruan konten mengikuti jadwal publikasi masing-masing sumber.
Sumber: Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kemenkum Jabar, DPMPTSP, Detik Jabar & Tempo.co

Dokumen Kemudahan Mematuhi Sistem Perpajakan Daerah — Jawa Barat

Indikator ini mencerminkan sejauh mana prosedur dan mekanisme perpajakan daerah di Provinsi Jawa Barat dapat dipahami dan dipatuhi oleh wajib pajak. Cakupan meliputi kemudahan administrasi pajak kendaraan bermotor, inovasi layanan, serta penyederhanaan prosedur yang dilaksanakan oleh Bapenda Jabar.

3
Total Dokumen
3
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Tautan Instagram mengarah ke konten resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
  • Kebijakan perpajakan daerah dapat berubah; untuk informasi terkini dan keperluan resmi, hubungi langsung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat.
  • Pembaruan konten mengikuti jadwal publikasi masing-masing sumber.
Sumber: Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bapenda Jabar & Stekom.ac.id

Dokumen Akses Pembiayaan UMKM — Jawa Barat

Indikator ini menggambarkan kemudahan dan ketersediaan akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat, mencakup penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), serta berbagai skema dukungan permodalan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi melalui lembaga keuangan mitra. Seluruh referensi tersedia sebagai tautan ke sumber resmi pemerintah dan media terpercaya.

4
Total Dokumen
4
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data realisasi KUR dan pembiayaan UMKM bersumber dari laporan resmi Kemenkop UKM, OJK, dan Pemprov Jawa Barat; angka dapat berbeda antar sumber karena perbedaan periode dan cakupan pelaporan.
  • Program KUR meliputi KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Super Mikro sesuai regulasi yang berlaku; skema dan plafon dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah pusat.
  • Tautan Instagram mengarah ke akun resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
  • Untuk keperluan referensi kebijakan formal, gunakan dokumen resmi yang diterbitkan langsung oleh instansi terkait.
  • Pembaruan konten mengikuti jadwal publikasi masing-masing sumber.
Sumber: Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kemenkop UKM, OJK Regional Jabar, Detik Jabar & Tempo.co

Dokumen Keandalan Layanan Kepolisian — Jawa Barat

Kepolisian Daerah Jawa Barat terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menghadirkan layanan keamanan yang andal, cepat tanggap, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Polda Jabar secara konsisten mencatat peningkatan angka penyelesaian kasus, pemendekan waktu respons, serta penguatan kepercayaan publik melalui program-program kepolisian berbasis komunitas. Seluruh referensi tersedia sebagai tautan ke sumber resmi kepolisian dan media terpercaya.

2
Total Dokumen
2
Tautan Eksternal
Total Akses
Catatan
  • Polda Jabar secara konsisten menunjukkan tren peningkatan indeks kepuasan layanan masyarakat selama tiga tahun terakhir, menjadikannya salah satu kepolisian daerah dengan performa terbaik di Pulau Jawa.
  • Program Polisi RW berhasil memperkuat kehadiran aparat di tingkat komunitas, mendukung deteksi dini gangguan keamanan dan mempererat hubungan antara polisi dan warga.
  • Pengembangan SPKT Online memungkinkan masyarakat melaporkan kejadian 24 jam penuh secara digital, meningkatkan aksesibilitas dan kecepatan penanganan laporan secara signifikan.
  • Polda Jabar berhasil meraih predikat Hijau dari Ombudsman RI atas kepatuhan standar pelayanan publik — capaian yang mencerminkan komitmen institusional terhadap transparansi dan akuntabilitas.
  • Angka penyelesaian kasus (crime clearance rate) Jawa Barat masuk dalam kategori terbaik di antara provinsi-provinsi berpenduduk besar, didukung peningkatan kapasitas penyidik dan digitalisasi manajemen perkara.
Sumber: Polda Jabar, Ombudsman RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Detik Jabar & Tempo.co

Dokumen Kualitas Pendidikan Menengah — Jawa Barat

Indikator Kualitas Pendidikan Menengah mencakup ketersediaan data dan dokumen terkait mutu penyelenggaraan pendidikan tingkat SMA/SMK/MA di Provinsi Jawa Barat, meliputi angka kelulusan, akreditasi sekolah, rasio guru-siswa, capaian ujian nasional, serta kebijakan daerah di bidang pendidikan menengah. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga pendidikan terkait.

6
Total Dokumen
6
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kemdikbudristek, dan BAN-S/M — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
  • Data angka kelulusan dan capaian Asesmen Nasional diperbarui setiap tahun ajaran; periksa tanggal publikasi sebelum digunakan sebagai acuan kebijakan.
  • Untuk keperluan verifikasi resmi akreditasi sekolah, gunakan portal resmi BAN-S/M di bansm.kemdikbud.go.id.
  • Dokumen kebijakan (Perda/Pergub) bersifat referensi; untuk keperluan hukum gunakan salinan berlegalisir dari instansi terkait.
Sumber: Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kemdikbudristek RI & BAN-S/M

Dokumen Kualitas Pendidikan Tinggi — Jawa Barat

Indikator Kualitas Pendidikan Tinggi mencakup data dan dokumen terkait mutu penyelenggaraan perguruan tinggi di Provinsi Jawa Barat, meliputi akreditasi institusi dan program studi, jumlah publikasi ilmiah, rasio dosen-mahasiswa, serta kebijakan daerah yang mendukung ekosistem riset dan inovasi. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga akreditasi terkait.

Total Dokumen
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Ditjen Dikti Kemdikbudristek, BAN-PT, dan portal perguruan tinggi terkait — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
  • Status akreditasi program studi dapat berubah mengikuti siklus evaluasi BAN-PT; verifikasi langsung melalui banpt.or.id untuk data terkini.
  • Pembaruan dokumen kebijakan mengikuti jadwal publikasi resmi instansi penerbit.
Sumber: Ditjen Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek RI & BAN-PT

Dokumen Kebijakan Perekrutan dan Retensi Karyawan — Jawa Barat

Indikator Kebijakan Perekrutan dan Retensi Karyawan mencakup dokumen regulasi ketenagakerjaan daerah, peraturan pengupahan, program pelatihan tenaga kerja, serta kebijakan yang mendorong daya saing angkatan kerja di Provinsi Jawa Barat. Dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga ketenagakerjaan terkait.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat serta Kementerian Ketenagakerjaan RI.
  • Regulasi pengupahan (UMK/UMP) diperbarui setiap tahun; pastikan mengacu pada Surat Keputusan Gubernur terbaru sebelum digunakan sebagai acuan.
  • Dokumen bersifat referensi kebijakan; untuk keperluan hubungan industrial, konsultasikan dengan Dinas Tenaga Kerja setempat.
Sumber: Disnakertrans Provinsi Jawa Barat & Kementerian Ketenagakerjaan RI

Dokumen Kemudahan Mencari Karyawan Terampil — Jawa Barat

Indikator Kemudahan Mencari Karyawan Terampil di Pasar Tenaga Kerja Lokal mencakup dokumen terkait ketersediaan tenaga kerja terampil, data serapan lulusan vokasi dan pendidikan tinggi, peta kompetensi tenaga kerja, serta program peningkatan kualifikasi angkatan kerja di Provinsi Jawa Barat. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga terkait.

3
Total Dokumen
3
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data ketersediaan tenaga kerja terampil bersumber dari Sakernas BPS dan laporan Disnakertrans Provinsi Jawa Barat — periode pembaruan mengikuti siklus survei tahunan.
  • Peta kompetensi tenaga kerja mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Sumber: Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, BPS Jawa Barat & Kementerian Ketenagakerjaan RI

Dokumen Fleksibilitas Pengaturan Kerja — Jawa Barat

Indikator Fleksibilitas Pengaturan Kerja mencakup dokumen regulasi terkait sistem kerja fleksibel, ketentuan waktu kerja, kebijakan kerja dari rumah (WFH), perjanjian kerja bersama, serta peraturan perundangan yang mengatur fleksibilitas hubungan kerja di Provinsi Jawa Barat. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga ketenagakerjaan terkait.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Regulasi fleksibilitas kerja mengacu pada UU Ketenagakerjaan, PP turunannya, serta Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan — periksa versi terbaru sebelum dijadikan acuan kebijakan perusahaan.
  • Ketentuan mengenai kerja dari rumah (WFH) dan jam kerja fleksibel dapat berbeda antar sektor industri; merujuk ke perjanjian kerja bersama (PKB) masing-masing perusahaan dianjurkan.
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Sumber: Kementerian Ketenagakerjaan RI & Disnakertrans Provinsi Jawa Barat

Dokumen Kesetaraan dalam Mendapatkan Kesempatan Bekerja — Jawa Barat

Indikator Kesetaraan dalam Mendapatkan Kesempatan Bekerja mencakup dokumen regulasi dan data terkait prinsip non-diskriminasi dalam pasar kerja, program afirmasi ketenagakerjaan, perlindungan kelompok rentan, serta kebijakan kesetaraan gender di lingkungan kerja Provinsi Jawa Barat.

5
Total Dokumen
5
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan Komnas HAM — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
  • Regulasi kesetaraan kerja mengacu pada UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan turunannya; perhatikan perubahan regulasi terbaru sebelum dijadikan acuan.
  • Pembaruan data mengikuti jadwal publikasi resmi instansi penerbit.
Sumber: Disnakertrans Provinsi Jawa Barat & Kementerian Ketenagakerjaan RI

Dokumen Perlindungan Hak Pekerja & Perlindungan Sosial — Jawa Barat

Indikator Perlindungan Hak Pekerja dan Pengeluaran Perlindungan Sosial Pemerintah Daerah mencakup dokumen regulasi jaminan sosial ketenagakerjaan, anggaran perlindungan sosial APBD, realisasi program Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan, serta kebijakan perlindungan pekerja informal di Provinsi Jawa Barat.

5
Total Dokumen
3
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data pengeluaran perlindungan sosial bersumber dari realisasi APBD Provinsi Jawa Barat yang dipublikasikan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).
  • Dokumen kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mengacu pada laporan resmi BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Barat — periode pembaruan mengikuti laporan tahunan.
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Sumber: BPKD Provinsi Jawa Barat, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jabar & Kementerian Ketenagakerjaan RI

Dokumen Persentase Pelanggan Internet Smartphone — Jawa Barat

Indikator Persentase Pelanggan Internet Smartphone mencakup data tingkat penetrasi pengguna internet melalui perangkat smartphone di Provinsi Jawa Barat, distribusi antar kabupaten/kota, serta perbandingan dengan rata-rata nasional. Seluruh dokumen tersedia sebagai tautan resmi ke sumber pemerintah dan lembaga statistik terkait.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data penetrasi internet smartphone bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS dan laporan APJII — periode pembaruan mengikuti siklus survei tahunan.
  • Angka persentase mencerminkan proporsi penduduk usia 5 tahun ke atas yang menggunakan internet melalui smartphone dalam tiga bulan terakhir sebelum survei.
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi BPS dan Kominfo RI — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Sumber: BPS Jawa Barat, APJII & Kementerian Komunikasi dan Digital RI

Dokumen Penggunaan Platform Keuangan Digital — Jawa Barat

Indikator Penggunaan Platform Keuangan Digital mencakup dokumen data tingkat adopsi layanan keuangan berbasis digital seperti mobile banking, dompet digital (e-wallet), QRIS, dan fintech lending di Provinsi Jawa Barat, termasuk perbandingan antar wilayah dan kebijakan inklusi keuangan digital.

Total Dokumen
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data adopsi platform keuangan digital bersumber dari laporan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat, OJK, dan survei Bank Dunia — periode pembaruan mengikuti laporan triwulanan/tahunan.
  • Indikator transaksi QRIS dan e-wallet mengacu pada statistik sistem pembayaran resmi Bank Indonesia.
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Bank Indonesia, OJK, dan Kominfo RI.
Sumber: Bank Indonesia KPw Jawa Barat, OJK & Kementerian Komunikasi dan Digital RI

Dokumen Platform Digital — Transportasi & Pengiriman — Jawa Barat

Indikator Penggunaan Platform Digital dalam Layanan Transportasi dan Pengiriman mencakup data tingkat adopsi aplikasi ride-hailing, pemesanan tiket digital, serta platform logistik dan pengiriman barang berbasis teknologi di Provinsi Jawa Barat, termasuk kontribusinya terhadap ekosistem ekonomi digital daerah.

3
Total Dokumen
3
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data penggunaan platform transportasi digital mengacu pada laporan Kementerian Perhubungan RI dan hasil survei ekonomi digital Provinsi Jawa Barat.
  • Angka penetrasi mencerminkan proporsi penduduk yang menggunakan aplikasi transportasi dan pengiriman online minimal sekali dalam sebulan terakhir.
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi pemerintah — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Sumber: Kementerian Perhubungan RI, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat & Bank Indonesia

Dokumen Platform Digital — Hotel, Restoran & Rekreasi — Jawa Barat

Indikator Penggunaan Platform Digital dalam Layanan Hotel, Restoran, dan Rekreasi mencakup data tingkat adopsi platform pemesanan akomodasi online, aplikasi pesan-antar makanan, serta platform wisata dan rekreasi berbasis digital di Provinsi Jawa Barat, berikut kontribusinya terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

3
Total Dokumen
3
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data adopsi platform hospitality digital mengacu pada laporan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat serta laporan survei ekonomi digital nasional.
  • Angka transaksi online sektor hotel dan restoran mengacu pada statistik Bank Indonesia terkait pembayaran digital di sektor food and beverage serta akomodasi.
  • Seluruh tautan mengarah ke sumber resmi Kemenparekraf, Disparbud Jabar, dan lembaga terkait — pastikan koneksi internet aktif saat mengakses.
Sumber: Disparbud Provinsi Jawa Barat & Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI

Dokumen Indeks Potensi Radikalisme — Jawa Barat

Dalam upaya menjaga kondusifitas daerah, Jawa Barat terus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat untuk menangkal penyebaran paham radikalisme. Berdasarkan pemetaan berkala dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), tren Indeks Potensi Radikalisme (IPR) secara nasional sebenarnya terus menunjukkan penurunan yang positif hingga menyentuh angka 10%. Guna mempertahankan tren positif ini, Jawa Barat berfokus pada langkah-langkah preventif, terutama di era digital. Melalui program edukasi yang inklusif, pemerintah daerah aktif membentengi kelompok rentan seperti generasi muda (Gen Z) dan kaum perempuan agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi intoleransi di media sosial, sekaligus berkomitmen merawat nilai-nilai toleransi dan kearifan lokal yang menjadi akar budaya warga Jawa Barat.

2
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Penguatan Benteng Berbasis Desa: Pembentukan program berbasis komunitas, seperti "Desa Siap Siaga", terbukti efektif membangun daya tangkal mandiri masyarakat terhadap ideologi yang memecah belah.
  • Edukasi Literasi Digital untuk Gen Z: Fokus utama pencegahan kini dialihkan pada penguatan literasi digital bagi generasi muda agar mampu menyaring informasi keagamaan dan kebangsaan secara sehat di media sosial.
  • Penguatan Benteng Berbasis Desa: Pembentukan program berbasis komunitas, seperti "Desa Siap Siaga", terbukti efektif membangun daya tangkal mandiri masyarakat terhadap ideologi yang memecah belah.
Sumber: Laporan Tahunan dan Indeks Potensi Radikalisme – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI.

Dokumen Kekerasan Terorganisir — Jawa Barat

Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama aparat penegak hukum terus memperkuat pengawasan terhadap potensi kekerasan terorganisir, seperti aksi premanisme, konflik antarkelompok/ormas, dan tindak kriminalitas jalanan (street crime). Berdasarkan data kepolisian, dinamika urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi yang cepat di koridor megapolitan Jawa Barat membawa tantangan tersendiri terhadap stabilitas keamanan. Oleh karena itu, pendekatan preventif dan penegakan hukum yang tegas terus digalakkan. Melalui kolaborasi aktif bersama tokoh masyarakat dan pembinaan pemuda, Jawa Barat berkomitmen mengikis ruang gerak kelompok kekerasan terorganisir serta mengubah potensi konflik menjadi dialog yang produktif demi kenyamanan warga.

3
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Pemetaan Zona Urban Rawan Konflik: Wilayah penyangga ibu kota (Jabodetabekjur) dan kawasan industri besar di Jawa Barat menjadi fokus utama patroli presisi untuk mencegah gesekan antarkelompok atau organisasi massa.
  • Transformasi dan Pembinaan Pemuda: Menekan angka kriminalitas jalanan kelompok motor/remaja melalui program edukasi, penyediaan wadah kreativitas positif, dan pelatihan kerja guna memutus rantai rekrutmen kekerasan.
  • Sistem Keamanan Berbasis Teknologi: Optimalisasi pengawasan ruang publik di kota-kota besar Jawa Barat melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) terintegrasi untuk mempercepat respons penanganan gangguan keamanan.
Sumber: Laporan Situasi Kamtibmas dan Kaminfo – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.

Dokumen Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu dengan Tingkat Pendidikan SMP dan SMA — Jawa Barat

Berdasarkan data ketenagakerjaan terkini, serapan tenaga kerja untuk penduduk berumur 15 tahun ke atas di Jawa Barat masih didominasi oleh lulusan pendidikan menengah, yaitu SMP dan SMA/K. Sebagai provinsi dengan pusat industri dan manufaktur terbesar di Indonesia, struktur pasar kerja di Jawa Barat menuntut kesiapan angkatan kerja yang masif. Transformasi ekonomi digital dan perluasan sektor jasa saat ini membuka peluang besar bagi para lulusan SMA dan SMK untuk masuk ke sektor formal. Sementara itu, lulusan berpendidikan SMP sebagian besar tetap terserap secara produktif di sektor informal, perdagangan, dan pertanian, yang terus didorong oleh pemerintah daerah melalui berbagai program pelatihan vokasi agar daya saing mereka meningkat.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Dominasi Serapan Tenaga Kerja: Persentase penduduk bekerja berumur 15 tahun ke atas di Jawa Barat didominasi oleh lulusan SMA/K di sektor formal urban, diikuti oleh lulusan SMP yang bergerak aktif di sektor informal mandiri.
  • Peningkatan Kompetensi Vokasi: Pemerintah daerah gencar mengadakan program pelatihan kerja (balai latihan kerja) untuk menjembatani lulusan SMP dan SMA agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri modern.
  • Peluang di Sektor Jasa dan UMKM: Pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Jawa Barat menjadi motor penggerak utama dalam menyerap tenaga kerja muda lulusan sekolah menengah sepanjang tahun ini.
Sumber: Laporan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) – Badan Pusat Statistik (BBS) Provinsi Jawa Barat.

Dokumen Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu dengan Tingkat Pendidikan SMP dan SMA Tingkat Pendidikan Diploma dan S1 ke atas — Jawa Barat

Struktur ketenagakerjaan untuk penduduk berumur 15 tahun ke atas di Jawa Barat mencerminkan keberagaman serapan pasar kerja dari berbagai jenjang pendidikan. Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional, Jawa Barat memiliki ekosistem kerja yang unik di mana lulusan SMP dan SMA masih mendominasi serapan di sektor manufaktur, perdagangan, serta sektor informal yang padat karya. Di sisi lain, seiring dengan pesatnya transformasi digital dan perkembangan industri teknologi di wilayah perkotaan, lulusan Diploma dan S1 ke atas memegang peran strategis di sektor formal. Para sarjana dan lulusan diploma ini mengisi kebutuhan tenaga ahli, manajerial, serta industri kreatif yang membutuhkan keterampilan tinggi, sehingga menciptakan keseimbangan antara sektor padat karya dan padat modal di Jawa Barat.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Karakteristik Lapangan Kerja: Lulusan SMP dan SMA mayoritas terserap pada sektor industri manufaktur dan informal perkotaan, sementara lulusan Diploma dan S1 ke atas mendominasi sektor profesional, jasa keuangan, dan teknologi informasi.
  • Kebutuhan Link and Match: Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong program keselarasan kurikulum perguruan tinggi (Diploma/S1) dengan kebutuhan industri terapan untuk menekan angka pengangguran terdidik.
  • Pendorong Ekonomi Kreatif: Tingginya persentase pekerja lulusan S1 ke atas di pusat urban seperti Bandung dan Bekasi menjadi motor penggerak utama lahirnya inovasi startup dan UMKM berbasis digital.
Sumber: Laporan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) – Badan Pusat Statistik (BBS) Provinsi Jawa Barat.

Dokumen Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu dengan Populasi Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas — Jawa Barat

Tingkat partisipasi angkatan kerja di Jawa Barat menunjukkan indikator ekonomi yang kuat melalui persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang aktif bekerja dalam setahun terakhir. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, total populasi usia kerja (15 tahun ke atas) di Jawa Barat merupakan aset sekaligus tantangan besar dalam penyediaan lapangan kerja. Pertumbuhan investasi dan geliat sektor industri yang terus bergerak positif berhasil menjaga rasio serapan kerja tetap stabil. Mayoritas dari total populasi usia produktif ini telah terserap dengan baik di berbagai sektor, mulai dari pertanian dan manufaktur di wilayah penyangga, hingga sektor jasa dan ekonomi digital di pusat-pusat perkotaan besar.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Rasio Penyerapan Pasar Kerja: Persentase penduduk yang bekerja menunjukkan mayoritas dari total populasi penduduk berumur 15 tahun ke atas di Jawa Barat aktif secara ekonomi, baik di sektor formal maupun informal.
  • Keseimbangan Dinamika Demografi: Pertumbuhan populasi usia kerja yang tinggi di Jawa Barat diimbangi oleh perluasan lapangan kerja baru guna menjaga stabilitas angka Tingkat Kesempatan Kerja (TKK).
  • Fokus Sektor Padat Karya: Ketersediaan lapangan kerja di sektor industri manufaktur dan perdagangan menjadi penyerap terbesar bagi struktur populasi usia produktif di Jawa Barat saat ini.
Sumber: Laporan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) – Badan Pusat Statistik (BBS) Provinsi Jawa Barat.

Tingkat Kasus Pembunuhan — Jawa Barat Tahun 2024

Data Statistik Kriminal tahun 2024 menunjukkan bahwa tingkat kasus pembunuhan di Provinsi Jawa Barat berada pada rasio yang relatif rendah dibandingkan jumlah populasi. Kondisi ini mencerminkan dukungan terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah Jawa Barat, meskipun penguatan keamanan publik tetap terus dilakukan secara berkelanjutan.
Jumlah Kasus Tahun 2024
62 kasus
Jumlah Penduduk Jawa Barat
±50,35 Juta jiwa
Tingkat Kasus per 100.000 Penduduk
0,12
Rasio relatif rendah
Catatan
  • Data bersumber dari Statistik Kriminal Jawa Barat tahun 2024.
  • Tingkat kasus dihitung berdasarkan rasio per 100.000 penduduk terhadap total populasi Jawa Barat.
  • Angka yang rendah mencerminkan kondisi keamanan yang relatif terjaga di wilayah Jawa Barat.
Sumber: BPS Provinsi Jawa Barat / Statistik Kriminal 2024

Dokumen Persentase Rumah Tangga dengan Sanitasi Layak — Jawa Barat

Peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di Jawa Barat terus menunjukkan perkembangan positif yang tercermin dari meningkatnya persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak. Sebagai salah satu indikator utama dalam pencapaian target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), pemenuhan fasilitas sanitasi seperti akses air bersih dan toilet higienis menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui program kolaborasi lintas sektor—termasuk perbaikan tata ruang pemukiman, pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) komunal, dan edukasi pola hidup bersih—wilayah perkotaan maupun pedesaan di Jawa Barat secara bertahap berhasil menaikkan rasio kepemilikan sanitasi yang memenuhi standar kesehatan.

2
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Tren Peningkatan Akses: Persentase rumah tangga di Jawa Barat yang memiliki akses terhadap sanitasi layak terus merangkak naik, mengurangi risiko penyakit berbasis lingkungan secara signifikan di pemukiman padat penduduk.
  • Fokus Pembangunan Merata: Pemerintah daerah memprioritaskan penyediaan sarana sanitasi sehat di kawasan pelosok dan wilayah pesisir guna memperkecil kesenjangan fasilitas antara desa dan kota.
  • Dukungan Program Padat Karya: Program stimulan seperti pembangunan sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) umum berbasis masyarakat menjadi motor penggerak utama dalam mendongkrak capaian indeks sanitasi layak di tingkat akar rumput.
Sumber: Laporan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) – Badan Pusat Statistik (BBS) Provinsi Jawa Barat.

Dokumen Rasio Partisipasi Perempuan dalam Ketenagakerjaan — Jawa Barat

Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Barat dalam publikasi Keadaan Angkatan Kerja di Provinsi Jawa Barat Agustus 2025, jumlah penduduk laki-laki usia 15 tahun ke atas yang bekerja selama seminggu yang lalu tercatat 15,55 juta orang, sedangkan penduduk perempuan tercatat 8,96 juta orang. Dengan demikian, rasio pekerja laki-laki terhadap pekerja perempuan di Jawa Barat mencapai 173,58%, yang berarti jumlah pekerja laki-laki sekitar 1,74 kali jumlah pekerja perempuan.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Pekerja laki-laki di Jawa Barat mencapai 15,55 juta orang pada Agustus 2025.
  • Pekerja perempuan tercatat sebanyak 8,96 juta orang.
  • Rasio pekerja laki-laki terhadap perempuan sebesar 173,58%.
Sumber: -

Video Pendukung

Memuat video…

Daftar Dokumen

Memuat dokumen…
Statistik Repositori
Jumlah Dokumen 112
Total Ukuran 116.97 MB
Total Unduhan 24
Terakhir Diperbarui 30 Jun 2026
← Kembali ke Repositori
Contact Us

Kirim Pesan ke Kami

Kami akan merespons pesan Anda melalui email dalam 1–2 hari kerja.