Regulasi & Tata Kelola

Kondisi dan Kebijakan yang Mendukung Kepariwisataan Jawa Barat

Kumpulan peraturan tata kelola pemerintah daerah (governance), perizinan investasi, standar operasional (SOP), pengembangan destinasi prioritas, hingga kebijakan pelestarian pariwisata budaya yang menciptakan iklim positif serta kepastian hukum pelindung keselamatan wisatawan.

21 Total Dokumen
19.44 MB Total Ukuran
0 Total Unduhan

Regulasi, Perizinan & Standar Operasional

Kumpulan peraturan daerah, kebijakan perizinan investasi pariwisata, standar operasional (SOP), serta instrumen perlindungan wisatawan yang berlaku di wilayah Jawa Barat. Referensi utama bagi pelaku usaha, investor, dan pemangku kebijakan sektor pariwisata.

Tidak ada indikator yang cocok dengan ""

Anggaran Sektor Pariwisata 2024–2025

Realisasi anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menunjukkan penurunan signifikan dari tahun 2024 ke 2025. Total pagu anggaran turun dari sekitar Rp24,25 Miliar menjadi Rp13,02 Miliar. Penurunan ini terjadi di seluruh bidang, dengan penurunan paling besar pada Bidang Industri Pariwisata. Hal ini mengindikasikan adanya penyesuaian prioritas atau efisiensi belanja di tahun 2025.
Total Anggaran 2024
Rp24,25 M
Total Anggaran 2025
Rp13,02 M
Penurunan Terbesar
Industri Pariwisata
Rp8,17 M → Rp1,94 M
Perbandingan Anggaran per Bidang (2024 vs 2025)
2024 2025
Catatan
  • Seluruh bidang mengalami penurunan anggaran di tahun 2025.
  • Penurunan terbesar terjadi pada Bidang Industri Pariwisata (lebih dari 70%).
  • Bidang Pemasaran Pariwisata masih menjadi salah satu fokus utama anggaran.
Sumber: Anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, 2024–2025

Potensi Event dan Dampak Ekonomi Destinasi 2025

Distribusi potensi event di berbagai kabupaten/kota mencakup jenis kegiatan, waktu pelaksanaan, serta dampak ekonomi dan sosial yang dihasilkan. Informasi ini memberikan gambaran mengenai konsentrasi aktivitas event, kontribusinya terhadap perputaran ekonomi, serta keterlibatan pelaku usaha dan masyarakat dalam mendukung pengembangan destinasi wisata di Jawa Barat.
Total Event
338 event
Est. Perputaran Ekonomi
±Rp262,4 M
Estimasi Total Pengunjung
±2.468.664
pengunjung
Jumlah Event per Kabupaten / Kota (2025)
Jumlah Event
Catatan
  • Data mencakup seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat yang memiliki program event pariwisata tahun 2025.
  • Estimasi perputaran ekonomi dihitung berdasarkan rata-rata pengeluaran pengunjung per event.
  • Jumlah pengunjung merupakan proyeksi berdasarkan kapasitas dan tren historis masing-masing event.
Sumber: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, 2025

Persentase Anggaran Sektor Pariwisata Provinsi Jawa Barat

Distribusi anggaran perangkat daerah di Provinsi Jawa Barat tahun 2025 menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan program pembangunan sektor pariwisata dan kebudayaan. Alokasi anggaran pada perangkat daerah terkait diarahkan untuk mendukung pengembangan destinasi, promosi pariwisata, layanan kebudayaan, serta penguatan aktivitas ekonomi daerah berbasis pariwisata.
Total Anggaran Pariwisata dan Kebudayaan
Rp 32,22 Triliun
Jumlah Perangkat Daerah Terkait
38 OPD
Komposisi Anggaran per Sub-sektor (2024 vs 2025)
Destinasi Pemasaran Industri
2024 — Rp119,12 M
2025 — Rp114,36 M
Distribusi Anggaran Perangkat Daerah
2024 2025
Catatan
  • Anggaran 2024 sebesar Rp119,12 Miliar dan 2025 sebesar Rp114,36 Miliar mencakup seluruh program pariwisata dan kebudayaan Provinsi Jawa Barat.
  • Penurunan sebesar 4,0% mencerminkan penyesuaian fiskal, namun komitmen pengembangan sektor pariwisata tetap terjaga.
  • Sub-sektor Pemasaran Pariwisata menerima alokasi terbesar pada kedua tahun anggaran.
  • Data bersumber dari dokumen APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2024 dan 2025.
Sumber: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, 2025

Rasio Desa Wisata Terdaftar pada JADESTA

Jumlah desa wisata di Provinsi Jawa Barat yang terdaftar pada platform JADESTA menunjukkan partisipasi yang cukup luas dari berbagai kabupaten/kota. Jumlah desa wisata yang terdaftar menunjukkan peluang pengembangan pariwisata desa yang terus berkembang di berbagai wilayah Provinsi Jawa Barat. Potensi desa wisata di Jawa Barat terus berkembang seiring meningkatnya partisipasi wilayah dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis desa.
Desa Wisata Terdaftar (JADESTA)
± 401 desa
Perkiraan Total Desa Jawa Barat
± 5.300 desa
Rasio Desa Wisata Terdaftar:
± 7,6 / 100 desa
Rasio Desa Wisata per 100 Desa
7,6
per 100 desa
Desa Wisata Terdaftar 7,6%
± 401 desa wisata dari ± 5.300 desa
Belum Terdaftar 92,4%
± 4.899 desa belum terdaftar di JADESTA
Jumlah Desa Wisata per Kabupaten / Kota
Tertinggi Lainnya
Kontribusi Desa Wisata — Top 5 Wilayah (%)
Catatan
  • Data mencakup seluruh desa wisata yang terdaftar secara aktif pada platform JADESTA (Jaringan Desa Wisata) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
  • Kabupaten Bandung, Garut, dan Tasikmalaya mencatat jumlah desa wisata tertinggi di Jawa Barat.
  • Rasio 7,6 per 100 desa menunjukkan potensi pengembangan desa wisata yang masih sangat besar di Jawa Barat.
Sumber: JADESTA — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2024

Indeks Harga Akomodasi Non-Bintang Jawa Barat

Harga akomodasi non-bintang di Provinsi Jawa Barat menunjukkan tingkat keterjangkauan yang kompetitif dibandingkan rata-rata nasional. Kondisi ini mendukung aksesibilitas layanan akomodasi bagi wisatawan serta memperkuat daya tarik sektor pariwisata daerah melalui ketersediaan pilihan penginapan yang beragam dan terjangkau. Estimasi harga diperoleh dari kompilasi harga pasar pada berbagai platform pemesanan akomodasi daring (OTA).
Rata-rata Harga Jawa Barat
±Rp129 Ribu /Kamar/Malam
Rata-rata Nasional
±Rp164 Ribu /Kamar/Malam
Indeks Harga Jawa Barat
78,6% dari Rata-rata Nasional
Perbandingan Rata-rata Harga Akomodasi Non-Bintang
Jawa Barat Nasional
Catatan
  • Harga akomodasi non-bintang Jawa Barat lebih terjangkau dibandingkan rata-rata nasional.
  • Indeks harga Jawa Barat berada di angka 78,6% dari rata-rata nasional.
  • Estimasi harga bersumber dari kompilasi harga pasar pada berbagai platform pemesanan akomodasi daring (OTA).
Sumber: Kompilasi Harga Pasar OTA – Akomodasi Non-Bintang Jawa Barat

Indeks Harga Hotel Berbintang Jawa Barat

Harga hotel berbintang di Provinsi Jawa Barat menunjukkan daya saing yang kuat dalam mendukung sektor pariwisata dan layanan akomodasi daerah. Estimasi harga kamar hotel berbintang di Jawa Barat berada pada kisaran yang sebanding dengan rata-rata nasional, mencerminkan kualitas layanan, variasi fasilitas, serta tingginya aktivitas pariwisata dan perjalanan bisnis di berbagai destinasi utama Jawa Barat.
Rata-rata Harga Hotel Berbintang Jawa Barat
±Rp806 Ribu /Kamar/Malam
Rata-rata Nasional
±Rp800 Ribu /Kamar/Malam
Indeks Harga Hotel Berbintang
±101% dari Rata-rata Nasional
Perbandingan Rata-rata Harga Hotel Berbintang
Jawa Barat Nasional
Catatan
  • Harga hotel berbintang Jawa Barat sebanding dengan rata-rata nasional, dengan indeks mencapai ±101%.
  • Tingginya indeks mencerminkan kualitas layanan dan fasilitas hotel berbintang di Jawa Barat.
  • Estimasi harga bersumber dari kompilasi harga pasar pada berbagai platform pemesanan akomodasi daring (OTA).
Sumber: Kompilasi Harga Pasar OTA – Hotel Berbintang Jawa Barat

Dokumen Keterbukaan Wilayah terhadap Mobilitas Wisatawan — Jawa Barat

Indikator ini mengukur tingkat keterbukaan wilayah Jawa Barat terhadap mobilitas wisatawan, mencakup kebijakan akses masuk, ketersediaan infrastruktur transportasi, serta regulasi perjalanan yang berlaku. Dokumen meliputi peraturan, kebijakan, dan laporan resmi yang diterbitkan oleh instansi berwenang.

2
Total Dokumen
2
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Dokumen mencakup kebijakan akses wisatawan domestik dan mancanegara di Provinsi Jawa Barat.
  • Regulasi dapat berubah sesuai kondisi dan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.
  • Untuk informasi terkini, selalu rujuk pada sumber resmi instansi penerbit.
Sumber: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat & Kementerian Pariwisata RI

Dokumen Jumlah Penyelenggaraan Event — Jawa Barat

Indikator ini mendokumentasikan jumlah dan sebaran penyelenggaraan event pariwisata, budaya, dan olahraga di seluruh kabupaten/kota Jawa Barat. Dokumen mencakup kalender event, laporan pelaksanaan, serta regulasi perizinan penyelenggaraan kegiatan.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data mencakup event pariwisata, budaya, seni, dan olahraga yang diselenggarakan di seluruh wilayah Jawa Barat.
  • Perizinan penyelenggaraan event mengacu pada peraturan daerah dan prosedur yang berlaku.
  • Kalender event resmi dapat dilihat melalui portal Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.
Sumber: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat

Dokumen Layanan Pariwisata yang Memadai — Jawa Barat

Indikator ini menghimpun dokumen terkait standar, kebijakan, dan evaluasi kualitas layanan pariwisata di Jawa Barat, meliputi standar pelayanan minimum (SPM), sertifikasi usaha pariwisata, standar pemandu wisata, serta penilaian kepuasan wisatawan.

3
Total Dokumen
3
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Dokumen mencakup standar pelayanan minimum (SPM), sertifikasi usaha pariwisata, dan penilaian kepuasan wisatawan.
  • Sertifikasi usaha pariwisata diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) yang telah terakreditasi.
  • Evaluasi kualitas layanan dilakukan secara berkala oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.
Sumber: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat & Kementerian Pariwisata RI

Dokumen Kecenderungan Berwisata di Dalam Negeri — Jawa Barat

Indikator ini mengumpulkan dokumen terkait tren dan pola perjalanan wisata domestik, termasuk survei perjalanan nasional, kebijakan mendorong wisata dalam negeri, serta laporan analisis perilaku wisatawan nusantara di Jawa Barat.

1
Total Dokumen
1
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Data tren wisata domestik bersumber dari Survei Perjalanan Nasional BPS dan laporan Kemenparekraf.
  • Pola perjalanan wisatawan nusantara dapat berfluktuasi dipengaruhi oleh musim liburan, hari besar, dan kondisi ekonomi.
  • Kebijakan bangga berwisata di Indonesia (#BanggaBuatanIndonesia) turut memengaruhi tren kunjungan ke Jawa Barat.
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) & Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI

Dokumen Indeks Harga Bahan Bakar — Jawa Barat

Indikator ini menghimpun dokumen terkait kebijakan penetapan harga bahan bakar minyak (BBM), perkembangan harga Pertamax, Pertalite, dan Solar, serta dampaknya terhadap biaya perjalanan wisata di Jawa Barat. Kenaikan atau penurunan harga BBM secara langsung memengaruhi biaya transportasi dan daya beli wisatawan.

Total Dokumen
Tautan Eksternal
Total Akses

Dokumen untuk indikator ini ditampilkan pada Daftar Dokumen di bawah — sudah terfilter otomatis saat tab ini aktif.

Catatan
  • Kebijakan harga BBM ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero).
  • Fluktuasi harga BBM berdampak langsung pada biaya operasional transportasi wisata dan tarif kendaraan sewa.
  • Harga resmi terkini dapat dipantau melalui portal Pertamina dan SPBU setempat.
Sumber: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI & PT Pertamina (Persero)

Video Pendukung

Memuat video…

Daftar Dokumen

Memuat dokumen…
Statistik Repositori
Jumlah Dokumen 21
Total Ukuran 19.44 MB
Total Unduhan 0
Terakhir Diperbarui 04 Jun 2026
← Kembali ke Repositori
Contact Us

Kirim Pesan ke Kami

Kami akan merespons pesan Anda melalui email dalam 1–2 hari kerja.